Pilihan Hidup di Film Don't Worry Darling (2022)

So, I think this will be my first post.

Minggu pagi ini, gw baru aja nonton film Don't Worry Darling. Dan menurut gw, film ini gak sejelek yang orang-orang bilang. Gw lumayan enjoy sepanjang film dan gak ngerasa bosen sama apa yang disajikan. Di luar kontroversi soal film ini, it still deserves appreciation.
Poster / Source: imdb.com

Di sini gw gak nge-review, tapi lebih ke mau ngasih pendapat aja sih soal film ini. Ehh sama aja gak sih? Apa beda? Whatever. 

Ngomongin soal plot, mereka punya premis yang bagus. DWD menceritakan mengenai banyak keluarga yang tinggal di semacam pemukiman/komunitas yang bernama Victory. Alice (Florence Pugh) dan Jack (Harry Styles) jadi tokoh utama di sini sebagai pasangan. Pada suatu ketika Alice merasa ada yang janggal sama lingkungan yang dia tempatin. Sampe sini sebenarnya udah kebaca sih mau dibawa kemana. Dari trailer sih udah keliatan cerita nya kayak apa, dan setelah nonton pun. Tuh trailer kek udah ceritain the whole story. It's not a problem, tho. Eksekusinya sih terlihat oke-oke aja, meskipun terkesan agak gak fokus sama apa yang lagi ditampilin. Banyak banget plot hole-nya di sini. Dan menurut gw, cara mereka ngenalin konflik dari film ini tuh kecepetan. Masalah ending yang gantung, no comment deh. Gw sih ada di tim si Alice berhasil balik ke realita, hahaha. 

Source: imdb.com

Akting? Florence Pugh mah gak usah ditanya sih. She's fine. Harry Styles? Lagi-lagi menurut gw, gak seburuk itu. Emang gak yang bagus banget. Biasa aja sih. Serius deh, gak jelek. Cuma kadang di beberapa adegan, aktingnya tuh kayak kurang "klik", terutama pas lagi marah-marah. Dan itu gak memengaruhi keseluruhan akting dia secara signifikan deh. Kalau pemeran yang lain, yaa cukup bagus aja sih. 

Source: imdb.com

Langsung aja ke pandangan gw soal apa yang disajikan dari cerita di sini. 

Apa yang bisa diambil di sini sebenarnya simple. Mengenai pilihan hidup. Kita semua pastinya punya keinginan, entah secara materi dan/atau riil, baik itu menjadi dan/atau bagaimana, di dunia ini. Gw pribadi, banyak banget yang pengen gw capai, pengen gw dapetin, tapi belum tentu itu semua bisa ada di genggaman gw. 

Di film ini, kita tahu kalau mereka pengen hidup yang lebih baik, seperti yang mereka inginkan, namun realita berkata lain, sehingga memilih jalan keluar yang "tidak biasa". 

Konflik dari dua tokoh utama, Alice dan Jack, di mana keduanya sebenarnya memiliki keinginan yang berbeda, tetapi keegoisan Jack merugikan Alice. Tentunya ini sangat-sangat gak adil.

Gw cukup desperate kok kalau apa yang gw inginkan gak atau belum terwujud, tapi gw gak akan kabur dari rasa kecewa, mencari jalan keluar yang mungkin gak benar untuk ngedapetin, kemudian mengobarkan banyak hal. GAK. Gak akan. Tapi gak tahu juga sih kalau nanti hahaha. Semoga aja gak akan pernah. 

Pilihan hidup seseorang kan pilihan masing-masing orang ya, sebenarnya gw ngerti ngapain juga ribet-ribet ngurusin hidup orang. Karena di sini gw juga nekanin tentang pengorbanan, rasanya kok jadi kasihan ya. Selagi kita masih bisa berusaha, masih kuat menghadapi realita yang ada, kenapa kita harus mencari jalan yang "begitu". 

Kesimpulannya sih, film ini masih oke bagi gw. Soal pilihan hidup, balik lagi ke pendirian masing-masing, banyak jalan keluar yang lebih baik, saling komunikasi juga apalagi kalau udah soal bersama pasangan. Tapi diinget juga guys, ada banyak alasan agar kita terus bertahan dan pengorbanan gak harus merugikan.

"Live your life as your dreams live you." 
- DH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengejar Si Kuning, Universitas Indonesia