Sebuah Alasan Mengapa Tertarik untuk Menonton Sebuah Film
Gw mulai suka nonton film itu sejak duduk di bangku SMP kelas 8. Sebelum itu pun ya gw udah suka tapi gak gw jadiin hobi dan gak terlalu addicted, cuma sekadar nonton aja.
Kalau dihitung-hitung mungkin udah ratusan film yang gw tonton, dari berbagai genre, tahun, negara. Gw suka banget genre romansa, drama, dan thriller, tapi genre lain tetap gw tonton.
Kalau ngomongin soal alasan gw nonton sebuah film, gw cenderung tertarik karena plot, judul, ataupun posternya. Gak peduli siapa pemainnya, sutradaranya, atau bahkan kontroversinya. Gw tertarik, ya gw tonton. Review? Gw baca kok kadang-kadang tapi gak terlalu peduli. Dari review juga bisa sih bikin gw tertarik untuk menonton filmnya.
Emma Stone itu aktris favorit gw tapi belum semua filmnya gw tonton, baru beberapa aja, karena ya gw emang gak atau belum tertarik aja sama film-filmnya. Kalau aktor kayaknya gak ada. Sutradara apalagi.
Sekarang-sekarang ini kan sering banget ada aja kontroversi dari sebuah film, entah pemain nya kena kasus lah, sutradaranya lah, produser, penulis. Nah, gw pribadi sangat mengesampingkan itu semua. Gw memisahkan art dengan si artist. Karena kan gw nonton film tertarik karena art-nya, bukan si artist nya. Bukan bermaksud gak berempati atau mendukung apa yang mereka perbuat, itu mah udah soal yang lain, tujuan dan fakta gw A ya berarti A, bukan B, atau bahkan C.
Gw gak menyalahkan orang-orang yang menolak untuk menonton film karena kontroversinya sih, toh kan tiap orang punya prinsip yang berbeda-beda. Tapi kadang suka sebel kalau orang-orang yang kayak gitu di suatu hari tiba-tiba muji film tersebut setinggi langit. Bilang nyesel lah baru nonton dan nyesel udah mengecam ini itu. Huftt. Manusia. Hal ini berlaku juga dengan hal yang lain, buku dengan si penulis, lagu dengan si penyanyi, lukisan dengan si pelukis.
Sebenarnya ada banyak aktor dan aktris yang gak gw suka tanpa alasan. Meskipun aktingnya yang sangat luar biasa, tampangnya yang secantik bidadari atau setampan Nabi Yusuf seperti yang dikisahkan, itu gak menghilangkan rasa ketidaksukaan gw. Tapi kalau tertarik sama sebuah film dan ternyata ada mereka di dalamnya, ya tetap gw tonton filmnya, Gw gak suka sama Song Hye-Kyo, sebel aja gitu ngeliatnya, tapi gw tertarik sama The Glory, gw tonton. Begitupun dengan film-film dan aktor-aktor lainnya.
Balik lagi ke pembahasan awal. Film yang mungkin awalnya gak tertarik, bisa aja tertarik untuk gw tonton, biasanya karena cuplikannya, entah itu ada cameo, dialog yang bikin hati ini terguncang, atau bahkan fun facts dari film tersebut. Begitupun sebaliknya. Ada banyak watchlist film di bookmark Instagam gw, tapi setelah gw liat-liat sekarang, gw jadi gak tertarik buat nonton. Tapi tetap disimpen sih.
Sehari tuh gw bisa menyelesaikan 3-5 film, tapi kalau lagi gak mood buat nonton, satu aja gak bisa selesai. Weekend tuh benar-benar waktu yang pas buat leha-leha dan nonton film. Biarkan cemilan di tangan dan segelas minuman melupakan segalanya.

Komentar
Posting Komentar