Sedikit Cerita Tentang Gw dan Dunia Sophie


Gw nemu novel Dunia Sophie ini bukan dari rekomendasi orang-orang di Twitter atau karena tertarik filsafat terus nemu buku ini. Gak. Tapi karena mucul di halaman rekomendasi di Shopee setelah beli novel The Magic Library. Kebetulan, novel itu ditulis oleh penulis yang sama. Jostein Gaarder. Judul dan cover nya sih yang bikin gw tertarik, kemudian cari tahu tentang novel itu, baca premis nya. Dipikir-pikir oke juga. Seorang gadis berumur lima belas tahun yang tertarik sama filsafat. 


Mulai baca di awal tahun bulan April 2021 dan baru selesai di pertengahan Maret 2023. Hahaha. Lama juga ya, hampir dua tahun. Sebenarnya lama karena gak gw baca selama beberapa bulan sih. Sempat lost interest, bosan, dan gak mood buat baca buku. 700 lebih halaman untuk novel terjemahannya, jadi tebel banget. 

Kalau ngomongin seru atau gak, untuk gw yang awam dengan filsafat dan gak terlalu tertarik untuk mempelajarinya, ya seru-seru aja sih. Terutama di bagian awal dan akhir. Pertengahan lumayan bosenin. Dan lumayan sulit untuk dicerna, hohoho. Tapi gw suka banget dengan bagaimana si penulis ngembangin misterinya, meskipun kadang-kadang gw hahohaho bacanya. 


Di buku ini, kita dikenalin tentang filsafat tentunya. Apa, bagaimana itu berkembang dari waktu ke waktu, siapa-siapa yang terlibat didalamnya, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya soal kehidupan. Yang menarik perhatian gw di sini pertama tentang perkembangan zaman sih. Bagaimana dunia ini terbentuk, terus peradaban manusia, abad pertengahan, renaisans, hingga tentang masa kini. Gw dulu emang sempat tertarik dengan sejarah, mungkin itu yang bikin gw cukup excited untuk baca. Kedua, tentang tokoh-tokok terkenal. Selama sekolah pasti kita sering banget kan nemuin tokoh penemu ini, penemu itu, kalau lagi belajar teori-teori dasar. Nah di sini, kita akan sering ketemu sama mereka, kayak Aristoteles, Plato, Decrates, Darwin, Karl Marx, dan lain-lain. Masul akal sih, toh filsafat kan induk dari segala ilmu ya, dan tau lah ya tokoh-tokoh tersebut banyak melahirkan gagasan dan pemikiran di bidang keilmuan. Seru juga kalau ngebahas sesuatu dan ngelihat dari berbagai sudut pandang tuh.


Sering nemu review tentang novel ini, dan mostly emang direkomendasikan banget untuk yang mau tau tentang filsafat dan ternyata mahasiswa-mahasiwa filsafat juga pada baca novel ini. 

Gw pribadi bukan orang yang suka reread atau rewatch sesuatu kecuali itu favorit gw. Kalau Dunia Sophie mungkin banget bakal gw baca ulang karena jujur ya, gak terlalu nyantol ke otak kalau cuma sekali baca.

"Wisest is she who knows she does not know."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengejar Si Kuning, Universitas Indonesia